Pada hari Senin tanggal 26 April 2021 Bapak dan Ibu Adiloekito menelpon Ketua STF Seminari Pineleng. Beliau memberitahukan bahwa ada seorang ibu yang akan menyumbangkan buku-buku dari perpustakaannya ke Perpustakaan STF Seminari Pineleng. Dengan senang hati Ketua STF, Romo Hertanto, menyambut niat baik ini. Maka diaturlah penjemputan buku-buku tersebut pada hari Kamis, 29 April 2021.
Bersama dengan Kepala Perpustakaan, Romo Antonius Tukiran, kami pun meluncur ke tempat ibu Tirayoh. Bapak dan Ibu Adiloekito yang sangat bersahabat dengan Almarhum Bapak Tirayoh mengantar kami ke tempat oma Tirayoh yang sudah menunggu kami di rumahnya di kawasan Tikala. Oma Tirayoh menyambut baik sekali dan dengan gembira menunjukkan buku-buku yang sudah disiapkannya. Ada setumpuk besar buku-buku yang sudah diikat rapi oleh Oma Tirayoh sendiri yang siap diangkat. Kami tak berhenti kagum dengan beliau ini. Oma Tirayoh, yang sudah berumur 89 tahun bulan Juni nanti masih sangat segar dan kuat. Hanya gangguan kecil di kaki akibat pernah jatuh sedikit, tetapi semuanya yang lain boleh dikatakan sempurna: pendengaran, pembicaraan, penglihatan dan yang utama cita rasa humornya yang luar biasa.
Oma Syul, begitu panggilan akrabnya, berasal dari Kombi. Ia adalah pensiunan dosen di Universitas Sam Ratulangi. Almarhum suaminya adalah mantan Jaksa. Beliau memikirkan untuk menyumbangkan buku-buku peninggalan suaminya ke sebuah lembaga yang akan dengan senang hati menerimanya. Dengan perantaraan ibu dan Bapak Adiloekito ditemukanlah STF Seminari Pineleng yang akan menerima warisan tak ternilai harganya.
Buku-buku itu kini sudah ada di STF dan sedang disortir sebelum akhirnya akan disajikan untuk segenap pembaca perpustakaan. Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada Oma Syul dan ibu dan Bapak Adiloekito atas sumbangan ini. Semoga Tuhan memberkati dengan kesehatan dan umur panjang.