Text
Teologi Rahim: Upaya berteologi kontekstual dari perempuan untuk kehidupan
Diskursus mengenai Teologi Rahim mulai menjadi perhatian dan pembahasan serius di kalangan PERUATI sejak Kongres Nasional ke-3 di AMbon pada tahun 2015. Topik ini mengemuka saat presentasi kajian tema dan sub-tema kongres, yang disampaikan oleh Pdt. Dr Margaretha Ririmase. Tema yang disoroti adalah sama dengan tema PGI 92009-2014), yakni "Tuhan itu baik bagi semua orang dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikanNya", yang diambil dari Mazmur 145: 9. Dalam kajiannya itu, Ibu Etha sapaan akrabnya, dengan mengacu kepads Marianne Katoppo, teolog feminis Asia pertama berdarah Minahasa, dalam bukunya Compassionate and Free tersentuh dan bebas, yang telah lebih dahulu membicarakan tentang Teologi Rahim di Asia, mengajak PERUATI untuk mengembangkan teologi rahim, yakni teologi yang berpusat kepada Allah yang penuh kasih dan berbela rasa kepada semua ciptaanNya. Teologi rahim ini relevan dalam konteks Indonesia yang plural, tetapi juga yang sarat dengan kompleksitas problematika kemanusiaan dan lingkungan hidup
| B007740 | 230.19 Wan t | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain