Text
Konflik-konflik dalam Ilmu Sosial
Dapatkah ilmu sosial memberikan sumbangan pada penyelesaian konflik-konflik sementara bidang itu sendiri terkotak-kotak oleh konflik-konflik intelektual? Para penulis dalam buku ini, yang berasal dari berbagai bidang ilmu sosiaol, memiliki asumsi dasar yang sama bahwa konflik-konflik dalam ilmu sosial harus digarap pada tingkat disiplin ilmu masing-masing, dan bukan di tingkat filsafat. Melalui serangkaian studi kasus terperinci mereka mengamati bagaimana para ilmuwan sosial menghadapi ketegangan akabiat keberadaan mereka sebagai pihak yang terlibat salam suatu konflik dan sekaligus sebagai penyumbang bagi penyelesaian konflik ini. Mereka mendapatkan bahwa pada tingkat disiplin-disiplin, tidak ada keyakinan mutlak atas objektivitas ilmu-ilmu sosial untuk mengatasi konflik, dan bahwa upaya mencari cara yang non-relativistis dalam pemecahan konflik terbukti merupakan kegiatan yang pelik, sekaligus menantang.
| B007663 | 301.5 Har k | Perpustakaan STFSP - A (C1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain