Text
Sakramen Pembabtiran dalam Masyarakat Plurasl
Gereja pada hakikatnya bersifat missioner: diutus untuk mewartakan Kabar Gembira. Setelah mendengarkan pewartaan itu, ada harapan bahwa orang-orang menyatakan kesediaannya untuk bergabung dalam gereja. Itu ditampakkan melalui penerimaan sakramen pembaptisan. Pertanyaannya: bagaimana praktek sakramen pembabtisan dalam masyarakat yang pluralistis seperti di Indonesia? Bagaimana memahami kata-kata Injil: ... Baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus? Di samping membahas pertanyaan-pertanyaan di atas, buku ini juga mengupas kasus-kasus konkret yang terjadi di dalam Gereja berkaitan dengan penerimaan sakramen pembaptisan.
| B007356 | 278.3 Ler s | Perpustakaan STFSP - A (B3) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain