Text
Mempertimbangkan Salah - Kaprah dalam Liturgi
Sangat sering kita mendengar pertanyaan mengenai kegiatan atau simbol dalam liturgi: "apakah salah atau benar melakukan hal ini ... dan hal itu?" OPrang beriman ingin mendengar jawaban yang tegas, "ya" atau "tidak", jawaban yang jelas "itu salah" atau "itu benar". Kalau salah harus ditinggalkan, dan kalau benar harus dipertahankan. Untuk mengetahui jawaban yang memuaskan pertama-tama orang harus mencari dan menemukannya dalam pedoman-pedoman umum dan petunjuk pelaksanaan tata perayaan (rubrik) yang dirumuskan oleh pemimpin Gereja mengenai hal-hal ini ... Inilah yang hendak ditunjukkan oleh Romo Jacobus Tarigan dalam menanggapi beberapa hal yang dopersoalkan dalam liturgi, karena dalam praktek sering dilaksanakan hal-hal yang tidak sesuai dengan pedoman. Buku ini menyajikan beberapa salah kaprah dalam liturgi yang dipertimbangkan. Setidaknya terdapat tiga kelompok yang dengan alasan dan argumentasi yang berbeda dalam menanggapi salak kaprah dalam liturgi.
| B007268 | 270.1 Tar m | Perpustakaan STFSP - A (B3) | Tersedia |
| B007269 | 270.1 Tar m | Perpustakaan STFSP - A (B3) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain