Text
Jalan Kesucian Ibu Teresa
Ibu Teresa dari Kalkuta sebenarnya tidak mau dibicarakan, apalahi ditokohkan. Dia lebih ingin agar orang berbicara tentang Tuhan. Dengan jujur dia mengakui bahwa dirinya tirdak berarti apa-apa, bukan siapa-siapa. Apa pun yang dilakukannya semata-mata untuk Yesus, bersama Yesus, dalam Yesus, dan dari Yesus. Namun, bagaimanapun juga ia telah menjadi dian yang menyala di tengah kegelapan. Jejak langkahnya selalu menarik untuk diteladani dan dikagumi. Tidak heran kalau Sekjen PBB Xavier Perez de Cuellar, di hadapan sidang umum PBB 26 Oktober 1985 menyebut Ibu Teresa sebagai The most powerful women in the world.
| B005758 | 248.2 Ter j | Perpustakaan STFSP - A (B2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain