Text
Dipanggil untuk mencinta: Kumpulan renungan
Betapa indahnya dunia ketika kita saling mencintai. Yang lesu disegarkan, yang lapar dikenyangkan, yang lelah dikuatkan, yang sedih dihibur, yang bimbang diteguhkan. Akan tetapi, bukankah karena cinta pula kita gelisah, takut, cemburu, nekad, kecewa, patah hati, berduka, dan berbunuhan? Manakah cinta yang sejati? Bagaimana kita bisa mencintai dan dicintai? Anthony de Mello mengajak kita menelusuri lorong-lorong menuju cinta, dan menyakitkan namun di sanalah gaung panggilan cinta menjadi kentara dan bening.
| B005341 | 246.632 Mel d | Perpustakaan STFSP - A (B2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain