Text
Teologi Kemerdekaan: Suatu Ontologi tentang Kemerdekaan dan Pembebasan dalam Perspektif Kerajaan Allah
Kesadaran kita terhentak tatkala beberapa wilayah di negara kita hendak memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan berbagai alasan mereka menyatakan keinginannya untuk memerdekakan diri. Pertanyaan kita adalah apa akar perjuangan memerdekakan diri itu? Apakah sekedar masalah ketidakadilan, penindasan dan kekerasan sosial serta nyerinya penderitaan yang mereka alami; atau ada hal lain yang mengakari semua perjuangan mereka? Buku ini mengulas konsep Alkitab tentang kemerdekaan dalam perspektif Kerajaan Allah, yakni ihwal pemerintahan Allah di dunia ini. Allah menjadi sumber, pemelihara sekaligus penjamin kemerdekaan manusia. Sebaliknya manusia dituntut kesetiaanya kepada Allah karena anugerah kemedekaan kepadanya. Perjanjian Lama mengungkapkan bahwa karena ketidaksetiaan umat-Nya, Allah menjadikan bangsa-bangsa asing, sebagai alat di tangan-Nya untuk mendisiplinkan mereka dengan keras. Bangsa asing merampas kemerdekaan mereka dan menjajahnya.
| B003791 | 230.583 Maw t | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain