Text
Benarkah Agama Berbahaya?
Apakah agama lebih banyak melakukan kejahatan daripada kebaikan? Apakah agama merupakan kekuatan bagi kejahatan - atau bahkan 'akar semua kejahatan'? Bebagai komentator saat ini memberi jawaban afirmatif: agama menakutkan dan harus dilawan karena merusak pikiran; agama menuntun ke terorisme dan kekerasan; keyakinan-keyakinan religius itu irasional dan imoral, dan tidak ada tempat dalam masyarakat sekular modern. Buku ini merespon kritik-kritik tersebut. Dengan melihat penjelasan sejarah, filsafat, sosiologi, dan psikologi, ia memusatkan perhatian pada pertanyaan pokok: apakah agama lebih banyak melakukan kejahatan daripada kebaikan? ia mulai dengan mengurai agama dan kekerasan, kemudian menilai pernyataan-pernyataan yang irasional dan imoral, sebelum mengeksplorasi bahwa agama yang baik itu telah berlangsung selama berabad-abad.
| B003411 | 193 War b | Perpustakaan STFSP - A (A2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain