Text
Pergulatan Etika Indonesia
Membuat refleksi merupakan keistimewaan manusia dibandingkan dengan makhluk infrahuman. Pentingnya refleksi adalah untuk semakin memaknai perjalanan kehidupan sekaligus membuatnya semakin baik. Dengan demikian refleksi menjadi bagian yang penting dalam hidup manusia agar tindak tanduknya semakin bermutu. Fokus dari refleksi tentu bermacam-macam. Namun yang paling mendasar adalah dimensi hidup manusia itu sendiri. Buku berjudul Pergualatan Etika Indonesia ini merefleksikan tiga bidang kehidupan yang menyelimuti perjalanan hidup manusia, yakni budaya, filsafat dan etika. Refleksi tentang budaya tersaji dalam ulasan tentang Semar (Armada Riyanto) dan narasi tentang pentingnya pemahaman yang integratif akan keindahan (Embun Kenyowati Ekosiwi), serta praksis dialog humanis (Gerard N Bibang). Refleksi di sekitar filsafat hadir dalam narasi upaya mensintesiskan ide Whiteheadianisme dengan eksistensialisme (Johanis Ohoitimur) dan analisa kritis terhadap pemikiran Pete Singer mengenai esensi persona (Yeremias Jena), serta kajian tentang aksentuasi pengalaman akan kebenaran (Gunardi Endro).
| B003030 | 177.1 Sih p | Perpustakaan STFSP - A (A2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain