Text
Kami Bukan Lelaki: Sebuah Sketsa Kehidupan Kaum Waria
Banci alias waria sebagian dari kehidupan sosial hampir tidak dapat dielakkan. Di kota-kota besar, misalnya, ada saja kawasan remang-remang tempat mereka mangkal. tetapi toh kehadiran waria di tengah-tengah masyarakat 'normal' masih tetap menimbulkan masalah. "Seperti halnya tiap minoritas," tulis Geonawan Mohamad." selalu menerbitkan salah duga.: Mereka dijadikan bahan tertawaan, dicemoohkan, bahkan tidak jarang menjadi korban kesewenang-wenangan. Melalui buku kecil ini, seorang wartawan muda, Kemala Atmojo, memaparkan kehidupan waria di beberapa kota besar di Indonesia. Dengan langsung menyelami kehidupan mereka sehari-hari, berdialog dan mencocokkan berbagai pendapat para ahli. Kemala mencoba menjawab berbagai pertanyaan nebdasar yang menyangkut posisi, latar belakang dan tingkah laku kaum waria.
| B002717 | 174.132 Atm k | Perpustakaan STFSP - A (A2) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain