Text
Perempuan dalam perjanjian baru
Dalam sebuah dunia yang begitu kuat didominasi oleh kaum laki-laki, MIsalnya daerah Palestina dua ribu tahun yang lalu, membela hak kehormatan dan kesempatan yang semestinya dimiliki kaum perempuan sama sulitnya dengan menyerbu sebuah benteng seorang diri. Tatanan masyarakat yang sudah terlanjur mapan, meletakkan perempuan sebagai pelengkap, yang bisa diperlakukan sebagai harta milik, tanpa hak, tanpa kehormatan, tanpa kesempantan untuk berperan. Hukuman an cemoohan terburuk di kenakan pada mereka, sementara pujian dan anugerah berlalu begitu saja.
| B001108 | 207.235.61 Dar p | Perpustakaan STFSP - A (B1) | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain